Pulau Padar, bagian dari Taman Nasional Komodo di Labuan Bajo, hanya bisa diakses melalui laut. Memilih kapal ke Pulau Padar yang tepat sangat penting untuk kenyamanan, durasi perjalanan, dan anggaranmu.
Untuk gambaran umum rute perjalanan, kamu juga bisa membaca panduan cara ke Pulau Padar dari Labuan Bajo sebelum memilih jenis kapal yang paling sesuai.
Ada beberapa jenis kapal yang populer digunakan wisatawan, mulai dari yang cepat hingga yang nyaman untuk multi-hari. Dengan memahami pilihan ini, kamu bisa menyesuaikan perjalanan sesuai kebutuhan dan preferensi.

Speedboat
Speedboat ke Pulau Padar menjadi pilihan favorit bagi wisatawan yang ingin cepat sampai dan memaksimalkan waktu di pulau. Kapasitas speedboat biasanya 10–20 orang dengan kecepatan tinggi hingga 40 knot. Durasi perjalanan dari Labuan Bajo sekitar 30–45 menit hingga 1–2 jam, tergantung kondisi cuaca.
Keunggulan dan Kekurangan
Sebelum kamu memutuskan untuk menggunakan speedboat untuk perjalanan ke Pulau Padar, ada beberapa hal yang perlu kamu ketahui:
- Harga: Open trip sekitar Rp1.450.000–1.500.000 per orang, private charter Rp19.000.000–21.000.000 per kapal
- Kelebihan: Cepat, efisien untuk day trip, stabil di ombak kecil
- Kekurangan: Lebih mahal, kurang nyaman jika ombak besar, fasilitas terbatas.
Speedboat cocok untuk kamu yang ingin trekking puncak Pulau Padar dan snorkeling dalam waktu singkat. Dengan waktu tempuh cepat, kamu bisa memaksimalkan hari untuk menjelajahi beberapa spot sekaligus tanpa merasa terburu-buru.
Phinisi
Opsi kedua yang bisa kamu pertimbangkan adalah berangkat dengan phinisi ke Pulau Padar. Phinisi sendiri adalah kapal tradisional kayu dengan desain Bugis-Makassar, biasanya digunakan untuk liveaboard untuk perjalanan lebih dari sehari.
Kapal ini menawarkan kabin AC, kamar mandi, dan deck luas untuk pengalaman lebih santai. Perjalanan ke Padar memakan waktu 2–3 jam, lebih lambat daripada speedboat tapi stabil di ombak.
Keunggulan dan Kekurangan
Tertarik naik phinisi? Simak beberapa poin penting mengenai transportasi tersebut berikut ini!
- Harga: Open trip mulai Rp3.700.000 per orang untuk 3 hari 2 malam, private charter Rp20.000.000–50.000.000 per kapal
- Kelebihan: Nyaman untuk menginap, pengalaman autentik, akses ke spot lain seperti Pink Beach
- Kekurangan: Lebih lambat, mahal untuk solo traveler, tergantung cuaca.
Phinisi cocok untuk liburan santai multi-hari, terutama bagi kamu yang ingin menikmati pemandangan laut, sunset, dan sunrise tanpa terburu-buru.
Slowboat
Slow boat ke Pulau Padar atau wooden/open deck boat adalah opsi paling ekonomis. Kapal ini dilengkapi dengan kapasitas hingga 50 orang dan fasilitas sederhana seperti dek terbuka. Kecepatan lambat (10–15 knot) membuat durasi perjalanan 2–3 jam dari Labuan Bajo.
Keunggulan dan Kekurangan
Kapal ini juga memiliki harga, kelebihan dan kekurangan seperti transportasi lainnya. Apa saja?
- Harga: Open trip sekitar Rp750.000 per orang untuk day trip
- Kelebihan: Hemat biaya, bisa berinteraksi dengan wisatawan lain, stabil di laut relatif tenang
- Kekurangan: Kurang nyaman di ombak besar, fasilitas terbatas, lebih panas di dek terbuka.
Slowboat cocok untuk budget traveler atau solo traveler yang ingin trekking dan snorkeling tanpa biaya tinggi.
Memilih kapal ke Pulau Padar tergantung prioritasmu: cepat dan efisien dengan speedboat, nyaman dan santai untuk multi-hari dengan phinisi, atau hemat dengan slowboat. Selalu periksa cuaca sebelum berangkat, siapkan perlengkapan pribadi, dan pertimbangkan durasi perjalanan agar trekking dan aktivitas di Pulau Padar bisa maksimal.
Apa pun jenis kapal yang kamu pilih, pastikan jadwal keberangkatan disesuaikan dengan waktu terbaik ke Pulau Padar agar perjalanan laut dan aktivitas di pulau tetap nyaman.
Dengan persiapan matang, perjalanan kamu ke Pulau Padar akan lebih nyaman, aman, dan menyenangkan.





