Mau ke Taman Nasional Komodo? Ketahui Harga Tiket dan Aturan Kunjungan

Berlibur ke kawasan timur Indonesia rasanya belum lengkap tanpa mengunjungi Taman Nasional Komodo. Jika ini kunjungan pertamamu, sebaiknya pahami terlebih dahulu panduan lengkap wisata Pulau Padar agar kamu mengetahui gambaran destinasi, aktivitas utama, dan persiapan sebelum berangkat. Sebelum berangkat, memahami tiket Taman Nasional Komodo menjadi hal penting agar perjalanan kamu berjalan lancar dan sesuai aturan. Mulai dari harga tiket, cara pembelian, hingga regulasi terbaru, semuanya perlu dipersiapkan sejak awal agar pengalaman liburan tetap aman dan nyaman.

Bagi kamu yang berencana ke Taman Nasional Komodo dalam waktu dekat, berikut rangkuman mengenai aturan, harga hingga cara pembelian tiket. Catat agar tidak lupa, ya!

Sekilas tentang Taman Nasional Komodo

Komodo dragon dewasa di habitat alaminya di Taman Nasional Komodo Nusa Tenggara Timur

Taman Nasional Komodo (TNK) merupakan kawasan konservasi alam yang terletak di Provinsi Nusa Tenggara Timur dengan luas mencapai sekitar 178.746 hektar. Kawasan ini meliputi daratan dan perairan yang mencakup Pulau Komodo, Pulau Rinca, Pulau Padar, serta beberapa pulau kecil lainnya seperti Gili Lawa dan Pulau Kelor.

Sejak ditetapkan sebagai Situs Warisan Dunia UNESCO pada tahun 1991, Taman Nasional Komodo dikenal sebagai satu-satunya habitat alami komodo (Varanus komodoensis), reptil purba terbesar di dunia. Selain satwa darat, kawasan ini juga memiliki kekayaan bawah laut berupa terumbu karang, ikan tropis, pari manta, hingga penyu yang menjadikannya surga bagi pecinta snorkeling dan diving.

Daya tarik lainnya adalah Pulau Padar yang terkenal dengan jalur hiking dan panorama tiga pantai berwarna berbeda. Akses utama menuju kawasan ini adalah melalui Labuan Bajo, Flores, dengan waktu tempuh laut sekitar 1–3 jam tergantung jenis kapal yang digunakan. Untuk memahami pilihan kapal dan rute perjalanan, kamu bisa membaca cara ke Pulau Padar dari Labuan Bajo sebelum menentukan jenis trip.

Memasuki tahun 2026, Taman Nasional Komodo juga menerapkan berbagai program konservasi baru, termasuk pembatasan jumlah pengunjung, guna menjaga keseimbangan ekosistem yang semakin rentan akibat meningkatnya kunjungan wisatawan.

Harga dan Cara Beli Tiket Taman Nasional Komodo

Komodo dragon di area konservasi Taman Nasional Komodo sebagai ikon wisata Labuan Bajo

Salah satu pertanyaan paling umum sebelum berkunjung adalah soal tiket Taman Nasional Komodo. Pemerintah telah memperbarui sistem dan tarif tiket yang berlaku hingga 2026, dengan tujuan meningkatkan transparansi sekaligus konservasi. Berikut informasi lengkapnya!

Harga Tiket Masuk Terbaru

Harga tiket yang dikenakan untuk masuk ke TN Komodo berbeda-beda, tergantung pada kategori wisatawan dan hari kunjungan. Berikut gambaran umum tarif tiket Taman Nasional Komodo:

  • Wisatawan Domestik (WNI). Di hari kerja (Senin–Sabtu) wisatawan lokal dikenakan biaya Rp5.000 per orang. Sedangkan pada hari libur (Minggu & hari nasional) HTM-nya adalah Rp7.500 per orang
  • Wisatawan Mancanegara (WNA). Untuk wisatawan mancanegara, harga tiket berlaku sama untuk weekdays maupun akhir pekan yakni sebesar Rp250.000 per orang.

Selain tiket dasar, terdapat biaya tambahan untuk aktivitas tertentu. Biaya-biaya tersebut antara lain adalah:

  • Wildlife observation: Rp10.000 per hari
  • Hiking/trekking: Rp5.000
  • Jasa local guide atau ranger: Rp150.000–Rp200.000 per grup (hingga 5 orang)
  • Parkir sandar kapal: mulai Rp100.000 tergantung jenis kapal

Biaya-biaya ini biasanya sudah termasuk dalam paket tur, tetapi jika kamu berkunjung secara mandiri, pastikan menghitungnya secara terpisah. Dengan perencanaan yang matang, kamu bisa menghindari pengeluaran tak terduga dan tetap menikmati perjalanan dengan lebih nyaman.

Cara Beli Tiket Taman Nasional Komodo

Mulai Februari 2025, cara beli tiket Taman Nasional Komodo dilakukan secara wajib online melalui aplikasi resmi bernama SiOra (Sistem Informasi Online Reservasi dan Aplikasi). Sistem ini diterapkan untuk mengurangi antrean, mencegah overcapacity, serta memudahkan monitoring jumlah pengunjung.

Adapun cara beli tiket Taman Nasional Komodo melalui SiOra adalah sebagai berikut:

  1. Unduh aplikasi SiOra di Google Play atau App Store.
  2. Lakukan registrasi akun menggunakan data diri.
  3. Pilih tanggal kunjungan, lokasi, dan aktivitas.
  4. Lakukan pembayaran melalui transfer bank atau e-wallet.
  5. Simpan e-ticket sebagai bukti saat pemeriksaan.

Sebagai alternatif, kamu juga bisa membeli tiket di Komodo Visitor Center Labuan Bajo atau loket resmi Balai TNK, meski tetap menggunakan sistem digital.

Untuk kamu yang ingin praktis, paket tur harian atau tur beberapa hari (multi-days) dari agen perjalanan biasanya sudah mencakup tiket Taman Nasional Komodo, transportasi kapal, makan, serta guide.

Aturan Kunjungan di Taman Nasional Komodo

Selain tiket, memahami aturan di Taman Nasional Komodo juga tidak kalah penting. Regulasi ini diterapkan untuk melindungi satwa liar dan ekosistem yang sangat sensitif. Apa saja?

Pembatasan Jumlah Pengunjung

Mulai April 2026, jumlah wisatawan dibatasi maksimal 1.000 orang per hari. Pembatasan ini dilakukan untuk menghindari kerusakan dan memastikan pariwisata yang berkelanjutan di kawasan ini. Kunjungan dibagi ke dalam tiga sesi:

  • Pagi
  • Siang
  • Sore

Setiap sesi memiliki kuota tertentu dan jam kunjungan terbatas, terutama di spot populer seperti Pulau Padar dan Loh Liang. Informasi detailnya bisa kamu dapatkan saat tiba di lokasi.

Aturan Umum yang Wajib Dipatuhi

Seperti halnya kawasan wisata taman nasional pada umumnya, TN Komodo juga memiliki sejumlah peraturan yang perlu dipahami sebelum berkunjung. Beberapa aturan di Taman Nasional Komodo yang harus kamu perhatikan antara lain:

  • Wajib didampingi ranger atau guide resmi saat melakukan trekking demi keamanan. Jika kamu masih ragu soal tingkat risikonya, kamu juga bisa membaca apakah Pulau Padar aman untuk pemula untuk memahami kondisi jalur dan tips keselamatan secara lebih detail
  • Wajib mengikuti setiap instruksi atau larangan yang dijelaskan oleh guide
  • Dilarang memberi makan atau mendekati satwa liar, termasuk komodo, demi keselamatan
  • Tidak boleh keluar dari jalur trekking yang telah ditentukan pengelola
  • Dilarang menyentuh atau merusak terumbu karang saat snorkeling atau berenang
  • Penggunaan drone wajib memiliki izin (Simaksi) dari pihak berwenang (biaya juga dikenakan untuk wisatawan yang ingin membawa drone)
  • Tidak diperbolehkan membawa sampah plastik sekali pakai ke dalam kawasan untuk menghindari kerusakan lingkungan
  • Dilarang merokok di area konservasi untuk menjaga ekosistem alami sekaligus mencegah kebakaran dan hal-hal lain yang tidak diinginkan.

Pelanggaran terhadap aturan ini dapat dikenakan sanksi sesuai peraturan pemerintah, termasuk denda dengan nominal yang tidak sedikit. Selain itu, pelanggaran berat juga bisa berujung pada larangan masuk kembali ke kawasan Taman Nasional Komodo untuk jangka waktu tertentu. Pastikan kamu mematuhinya demi kelancaran perjalanan.

Itu dia penjelasan lengkap mengenai aturan serta informasi mengenai tiket ke TN Komodo. Agar kunjungan kamu tetap menyenangkan, beberapa tips berikut ini bisa kamu terapkan:

  • Rencanakan kunjungan jauh hari karena kuota terbatas
  • Pilih sesi pagi atau sore untuk cuaca lebih sejuk
  • Gunakan sunscreen ramah lingkungan
  • Ikuti instruksi ranger tanpa pengecualian
  • Selalu cek kondisi cuaca dan pengumuman resmi sebelum berangkat. Untuk perencanaan yang lebih matang, kamu bisa melihat panduan cuaca Pulau Padar per bulan sebelum menentukan tanggal perjalanan.

Dengan memahami tiket Taman Nasional Komodo, sistem pembelian, serta regulasi yang berlaku, kamu tidak hanya mendapatkan pengalaman wisata yang berkesan, tetapi juga ikut berkontribusi menjaga kelestarian salah satu warisan alam paling berharga di Indonesia. Persiapan yang matang akan membuat perjalanan ke Taman Nasional Komodo jauh lebih aman, tertib, dan bermakna.

Tinggalkan komentar